Senseiipa's Blog
Just another WordPress.com weblog

KUMPULAN TUGAS MAKALAH DASTEKKOM

Oleh : Nia Anita

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Teknologi informasi saat ini telah berkembang sangat pesat khususnya internet.. Di sektor swasta, kantor-kantor pemerintah, BUMN, dan sekolah-sekolah di kota daerah, banyak yang memiliki jaringan internet. Sampai Sekolah saat ini sedang berlomba-lomba memasang jaringan internet melalui jardiknas, internet service provider (ISP), ataupun penyelenggara jaringan internet lainya. Hal  tersebut membuktikan bahwa internet sekarang sudah menjadi kebutuhan yang penting dalam pembelajaran. Sekolah yang telah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam kegiatan proses belajar mengajar akan sangat berbeda dengan sekolah yang belum memanfaatkan internet.

Internet merupakan salah satu instrument dalam era globalisasi yang telah menjadikan dunia menjadi transparan dan terhubungkan dengan sangat mudah dan cepat. Melalui Internet setiap orang dapat mengakses dunia global untuk memperoleh informasi dalam berbagai bidang dan pada gilirannya akan memberikan pengaruh positif dan negative bagi dirinya sendiri. Internet saat ini sudah menjadi hal yang biasa dikalangan masyarakat Indonesia. Internet telah mewabah keseluruh kalangan masyarakat umum melalui perangkat-perangkat pintar yang begitu mudahnya didapat dengan harga yang murah. Internet sudah menjadi gaya hidup untuk sebagian orang dan bahkan menjadi kebutuhan untuk kebahagiaan orang saat ini dengan Internet masyarakat menjadi lebih up to date terhadap Informasi.

Selain itu,keberadaan Internet pada masa kini sudah merupakan satu kebutuhan pokok manusia modern dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan global. Sebenarnya Internet memberikan suatu pemikiran yang kontradiktif  karena di satu sisi Internet memberikan dampak positif namun di sisi lain dampak negatif sehingga dalam penggunaannya harus selektif. Oleh karena itu, tidak hanya orang dewasa saja tapi anak-anak pun dapat menggunakannya. Namun anak-anak harus diberikan pengawasan dari orang tuanya.

Peran orang tua disini mungkin seperti penyediaan fasilitas dalam belajar. fasilitas yang dimaksud adalah komputer sebagai suatu alat yang penting dalam penyediaan pelayanan internet tapi orang tua juga harus terus berhati-hati dan menjaga anaknya dari situs-situs diinternet yang tidak baik.Tentunya internet sebagai media pengembangan daya atau kemampuan berpikir kritis memiliki hambatan atau kendala selain dari pada peranannya yang membantu dalam pengembangan daya berpikir kritis.

Hambatan-hambatan atau kendala-kendala itu seperti :
a.    Kurangnya ketersediaan situs mengenai pendidikan berpikir kritis, kemungkinan hal ini terjadi karena studi berpikir kritisdi Indonesia belum dikedepankan masih dianggap hal yang kurang penting.
b.   Bebasnya situs-situs yang tidak baik (berbau porno) diperlihatkan diinternet sehingga hanya akan menghasilkan pelajar yang kurang memperhatikan penddidikannya bila sering melihatnya dan juga malas membuka situs-situs yang berbau pendidikan.
c.   Isi atau konteks yang berbahasa Indonesia didalam situs-situs internet masih langka.
d.  Akses internet masih susah diperoleh dibeberapa daerah di Indonesia karena ada daerah yang masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses internet atau sinyal yang baik dalam penyambungan komputer melalui Hp (handphone) secara langsung dengan kabel untuk mengakses ke internet.

1.2 Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari permasalahan tentang internet dan perkembangan anak sebagai berikut

  1. Apakah pengertian dari internet?
  2. Apa peran internet bagi anak?
  3. Bagaimana tahap pengenalan internet berdasarkan usia anak?
  4. Bagaimana pengaruh negative dan positip internet bagi perkembangan anak?
  5. Bagaimana peran orang tua terhadap penggunaan internet bagi anak?

1.3 Tujuan Penulisan

Berdasarkan pemasalahanya, penulisan makalah ini bertujuan sebagai berikut:

1. Untuk mengenal dunia internet bagi anak

2. Untuk mengetahui peranan internet bagi anak

3. Untuk memahami tahapan dan pengaruh internet terhadap anak

4. Untuk meningkatkan peranan orang tua,guru dan masyarakat terhadap         penggunaan internet bagi anak.

5. Secara khususnya,Untuk memenuhi tugas UTS dastekom.

1.4 Manfaat Penulisan

  1. Dapat meningkatkan kemampuan teknologi dalam internet
  2. Dapat mengembangkan pengetahuan internet berdasarkan usia anak
  3. Dapat menerapkan pengaruh positip dan negative dari penggunaan internet oleh anak
  4. Dapat meningkatkan kewaspadan orang tua, guru dan masyarakat terhadap pengaruh negative pada anak
  5. Dapat mempermudah akses informasi peranan internet dengan cepat dan mudah.

BAB II

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Internet

Internet (inter-network) dapat diartikan jaringan computer luas yang menghubungkan pemakai computer satu dengan computer lainnya dan dapat berhubungan dengan computer dari suatu Negara ke Negara di seluruh dunia ,dimana didalamnya terdapat berbagai aneka ragam informasi Fasilitas layanan internet Browsing atau surfing Yaitu kegiatan “berselancar” di internet .kegiatan ini dapat di analogikan layaknya berjalan –jalan di mal sambil melihat –lihat ke took-toko tanpa membeli apapun. Elektronik mail(E-mail) Fasilitas ini digunakan untuk berkirim surat /dengan orajng lain ,tanpa mengenal batas ,waktu,ruang bahkan birokrasi Searching Yaitu kegiatan mencari data atau informasi tertentu di internet Catting fasilitas ini digunakan untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang lain di internet.pada umumnya fasilitas ini sering digunakan untuk bercakap-cakap atau ngobrol di internet world wide web(WWW) dengan world wide web(WWW) ini anda dapat mengambil, memformat ,dan menampilkan informasi (termasuk teks ,audio, grafik dan video) dengan menggunakan hypertekxt links Mailing list Fasilitas ini digunakan untuk berdiskusi secara elektronik dengan menggunakan E-mail.mailing list ini digunakan untuk bertukar infomasi ,pendapat dan lain sebagainya .

Newsgroup Fasilitad ini digunakan untuk berkoferensi jarak jauh ,sehingga anda dapat menyampaikan pendapat dan tanggapan dalam internet . Download Adalah proses mengambil file dari computer lain melalui internet ke komputer kita. Upload Adalah proses meletakkan file dari computer kita ke computer lain melalui internet File transfer protocol (FTP) Fasilitas ini digunakan untuk melakukan pengambilan arsip atau file secara elektroniok atau transfer file dari satu computer ke computer lain di internet .Beberapa di internet telah tersedia file atau document yang siap untuk diduplikat oleh orang lain secara gratis .

Telnet fasilitas ini digunakan untuk masuk ke system computer tertentu dan bekerja pada system komputer lain. Ghoper Fasilitas ini digunakan untuk menempatkan informasi yang di simpan pada internet servers dengan menggunakan hirarkhi dan anda dapat mengambil informasi tersebut

Internet atau (Inter-Network) adalah sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan situs  akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, maupun perorangan seperti situs jurug ini. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan bahkan milyaran pemakainya yang tersebar di seluruh dunia. Layanan internet meliputi komunikasi langsung (email, chat), diskusi (Usenet News, email, milis), sumber daya informasi yang terdistribusi (World Wide Web, Gopher), remote login dan lalu lintas file (Telnet, FTP), dan aneka layanan lainnya.

Pada dasarnya Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengalamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja diatas segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan. Sebuah sistem komputer yang terhubung secara langsung ke jaringan memiliki nama domain dan alamat IP (Internet Protocol) dalam bentuk numerik dengan format tertentu sebagai pengenal. Internet juga memiliki gateway ke jaringan dan layanan yang berbasis protokol lainnya.

Bill Gates, pemimpin Microsoft yang sekaligus menjadi orang terkaya di dunia, bahkan membuktikan secara personal bahwa teknologi dapat menguasai dunia. Sekarang ini, siapa pengguna Personal Computer (PC) yang tidak mengenal program Windows, Word, atau Excel?Kemudian pemimpin Oracle, Lawrence Elisson, juga pernah mengingatkan pentingnya teknologi bagi kemajuan umat manusia.

Bahkan, tokoh yang pernah dinobatkan sebagai orang terkaya nomor dua di dunia ini menambahkan bahwa peran itu harus dimulai sejak anak-anak, karena merekalah yang nantinya akan menjadi penerus generasi yang ada sekarang. Oleh karena itu, pengenalan mengenai internet adalah satu awal yang sangat baik.

2.2 Peran Internet Bagi Anak

Internet di mata anak-anak merupakan sesuatu yang abstrak. Mereka belum memahami manfaat nyata internet bagi kehidupan mereka sehari- hari. Anda dapat menggunakan pendekatan yang sesuai dengan ketertarikan anak-anak, seperti tokoh idola, cerita kepahlawanan, ataupun permainan. Berbagai hal lain yang menarik perhatian anak juga dapat digunakan untuk memperkenalkan mereka dengan internet.

Anak-anak akan lebih mudah menerima jika pembelajaran internet disampaikan dalam bentuk cerita. Orangtua dapat menceritakan bagaimana polisi memburu penjahat dengan memanfaatkan internet guna mendapatkan data dan informasi. Melalui internet, polisi dapat mencari nama, alamat, dan melihat foto terakhir sang penjahat sehingga pada akhirnya polisi dapat menangkap penjahat tersebut. Contoh lain, Anda dapat mengajak anak-anak untuk mencari berita tentang tokoh idola mereka. Dari internet mereka dapat mengoleksi foto-foto, berkirim surat, membaca informasi terbaru, atau bahkan mengobrol secara langsung dengan tokoh idola tersebut.

Untuk mengembangkan wawasan anak, internet dapat diilustrasikan sebagai sebuah perpustakaan yang paling lengkap. Dengan internet anak-anak dapat memilih buku cerita tentang pengetahuan alam, pengetahuan sosial, olah raga, atau kartun. Di sini anak-anak dirangsang untuk mengeksplorasi internet sesuai keinginan dan kebutuhannya. Dengan begitu maka anak akan dapat menarik kesimpulan sendiri tentang sarana yang bernama internet itu.

Peranan internet disini sendiri bagi anak guna pengembangan daya atau kemampuan berpikir kritisnya yaitu sebagai berikut :
a.      Akses ke sumber informasi
Sebelum adanya internet, masalah utama yang dihadapi oleh dunia pendidikan khususnya pada pelajar (diseluruh dunia) adalah akses kesumber informasi. Adanya internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak.  Adanya internet merupakan satu solusi pamungkas untuk mengatasi masalah ini daan juga bisa membantu pelajar untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya untuk keperluan pengembangan bagi diri mereka sendiri.
b.     Akses ke pakar
Internet boleh dikatakan telah menghilangkan atas antara ruang dan waktu sehingga memungkinkan seorang pelajar disatu tempat dapat berkomunikasi dengan seorang pakar atau ahli yang mungkin bisa membantu dalam pengembangan daya atau kemampuan berpikir kritisnya.
c.        Media kerjasama
Kolaborasi atau kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam bidang pendidikan dapat terjalin dengan mudah dan lebih efisien. Seperti yang dapat dilakukan oleh pelajar disatu tempat dengan pelajar ditempat lainnya dengan cara berdiskusi atau saling bertanya dan bertukar informasi mengenai suatu hal. Dengan ini mereka akan sama-sama mengalami perkembangan dalam kemampuan dan wawasan yang dapat membantu proses berpikir kritis mereka.
Menurut Dr. Howard Gardner dari Harvard University, Amerika Serikat, pada diri seorang anak biasanya terdapat tujuh kemampuan (intelegensi). Tujuh intelegensi itu meliputi:

  1. Kemampuan dasar seseorang, yaitu bahasa atau linguistik.
  2. Kemampuan logika yang mencakup rasionalitas, mengurutkan kejadian atau menarik hubungan antara simbol yang satu dengan lainnya.
  3. Kemampuan visual, yaitu kemampuan berpikir berdasarkan gambar, ruang, atau bentuk.
  4. Kemampuan musikal atau ritme.
  5. Kemampuan mengendalikan atau meningkatkan fisiknya.
  6. Kemampuan interpersonal, yaitu kemampuan berhubungan dengan orang lain.
  7. Kemampuan intrapersonal, yaitu kemampuan untuk kewaspadaan diri

Dengan mengacu pada ketujuh kemampuan tersebut, teknologi internet yang diajarkan dengan tepat dan benar akan dapat meningkatkan minimal 4 kemampuan. Tak heran bila beberapa Sekolah Dasar swasta terkemuka di Indonesia sekarang ini mulai memasukkan pelajaran komputer sebagai pelajaran wajib. Bahkan beberapa di antaranya sudah mulai mengajarkan internet kepada siswa kelas 3 SD. Di sekolah tersebut anak dipandu untuk mempelajari internet. Mereka memiliki pembimbing yang menunjukkan berbagai hal positif dari internet.

2.3 Tahap Pengenalan Internet Berdasarkan Usia Anak

Dalam mengenalkan internet pada anak hendaknya disesuaikan dengan usia anak tersebut, sehingga dalam menggunakan internet anak tidak akan melenceng dari ketentuan yang seharusnya dipatuhi. Di bawah ini dijelaskan tahap-tahap pengenalan internet berdasarkan usia anak yaitu :

a.          Usia 2 s/d 4 tahun

Dalam usia balita ini, anak-anak yang memulai berinteraksi dengan komputer harus didampingi oleh orangtua atau orang dewasa. Banyak aktifitas dan situs yang bersesuaian dengan usia balita ini, melakukan surfing bersama orangtua adalah hal yang terbaik. Hal tersebut bukan sekedar persoalan keselamatan anak, tetapi juga untuk meyakinkan bahwa anak tersebut bisa mendapatkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus memperkuat ikatan emosional antara sang anak dengan orangtua. Sejak masuk usia ketiga, beberapa anak akan mendapatkan keuntungan jika mendapatkan lebih banyak kebebasan untuk melakukan eksplorasi, menemukan pengalaman baru dan belajar dari kesalahan yang dibuatnya sendiri. Hal tersebut bukan berarti mereka bisa menggunakan Internet secara bebas.

b.       Usia 4 s/d 7 tahun

Anak-anak mulai tertarik untuk melakukan eksplorasi sendiri. Meskipun demikian, peran orangtua masih sangat penting untuk mendampingi anaknya ketika menggunakan Internet. Dalam usia ini, orangtua harus mempertimbangkan untuk memberikan batasan-batasan situs yang boleh dikunjungi, berdasarkan pengamatan orangtua sebelumnya. Untuk mempermudah hal tersebut, maka orangtua bisa menyarankan kepada anaknya untuk menjadikan sebuah direktori atau search engine khusus anak-anak sebagai situs yang wajib dibuka saat pertama kali terhubung dengan Internet.Anak-anak akan dapat mendapatkan pengalaman yang positif jika berhasil meningkatkan penemuan-penemuan baru mereka di Internet. Pokok permasalahan di sini bukanlah terpusat pada bagaimana menghindari situs-situs negatif, tetapi bagaimana caranya agar mereka dapat mengunjungi sebuah situs tanpa menimbulkan rasa frustrasi atau ketidak-nyamanan sang anak.

c.           Usia 7 s/d 10 tahun

Dalam masa ini, anak-anak mulai mencari informasi dan kehidupan sosial di luar keluarga mereka. Inilah saatnya dimana tekanan pertemanan dan kelompok bermain menjadi dampak yang signifikan.  Pada usia ini pulalah anak-anak mulai meminta kebebasan lebih banyak dari orangtua. Anak-anak memang harus didorong untuk melakukan eksplorasi sendiri, meskipun tidak berarti tanpa adanya partisipasi dari orangtua. Bukanlah hal yang baik apabila anak-anak menghabiskan waktunya hanya untuk melakukan satu kegiatan saja, bahkan untuk membaca buku ataupun menggunakan Internet sekalipun. Salah satu cara mencegah hal tersebut adalah dengan membatasi waktu online mereka, bisa dengan cara menggunakan aturan yang disepakati bersama atau dengan memasang software yang dapat membatasi waktu online.

d.       Usia 10 s/d 12 tahun

Pada masa pra-remaja ini, banyak anak yang membutuhkan lebih banyak pengalaman dan kebebasan. Inilah saat yang tepat untuk mengenalkan fungsi Internet untuk membantu tugas sekolah ataupun menemukan hal-hal yang berkaitan dengan hobi mereka. Perhatian orangtua tidak hanya pada apa yang mereka lihat di Internet, tetapi juga pada berapa lama mereka online. Tugas orangtua adalah membantu mengarahkan kebebasan mereka. Berikanlah batasan berapa lama mereka bisa mengggunakan Internet dan libatkan pula mereka pada kegiatan lain semisal olahraga, musik dan membaca buku

Pada usia 12 tahun, anak-anak mulai mengasah kemampuan dan nalar berpikir mereka sehingga mereka akan membentuk nilai dan norma sendiri yang didampaki oleh nilai dan norma yang dianut oleh kelompok pertemanannya. Sebelumnya, norma keluargalah yang banyak berdampak. Pada usia ini, sangatlah penting untuk menekankan konsep kredibilitas. Anak-anak perlu memahami bahwa tidak senua yang dilihatnya di Internet adalah benar dan bernilai, sebagaimana belum tentu apa yang disarankan oleh teman-temannya memiliki nilai yang positif.

Namun kita juga sebagai orangtua harus ingat bahwa dunia anak adalah dunia bermain. Bermain merupakan metode yang dipakai seorang anak untuk belajar menjadi dewasa dan mandiri. Bermain juga berguna untuk melatih berbagai macam bakat dan ketrampilan. Dengan demikian dalam membantu anak belajar, hendaknya kita tidak menggunakan cara-cara yang formal dan kaku. Sesuaikan pengajaran dengan umur anak dan jangan tergesa mengajarkan hal-hal yang rumit. Ketertarikan awal sangat penting bagi proses pengajaran selanjutnya.Bila anak senang bermain internet juga menyediakan situs- situs yang berisi permainan (game). Dengan membuka situs-situs tersebut maka anak-anak dapat belajar, bermain, dan bergembira. Dengan demikian secara tidak langsung pengajaran internet pada anak sudah dilakukan sesuai dengan tahap pekembangan usia anak.

2.4 Dampak Negatif dan Positif dari internet Bagi Perkembangan Anak

a. Dampak Negatif dari Internet bagi Perkembangan Anak

Internet itu bermanfaat atau berbahayakah bagi anak-anak? Anak mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet. Aneka macam materi yang berdampak negatif pun bertebaran di internet. Misalnya: pornografi, kebencian, rasisme, kejahatan, kekerasan, dan sejenisnya dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Berita yang bersifat pelecehan seperti pedafolia, dan pelecehan seksual pun mudah diakses oleh siapa pun. Barang-barang seperti viagra, alkhol, narkoba banyak ditawarkan melalui internet. Bahkan, melalui internet orang juga melakukan penipuan dan pencurian.

Perkembangan teknologi internet yang semakin pesat dewasa ini telah memunculkan kekhawatiran diantara para orangtua dan guru akan akses pada anak-anak. Kemudahan untuk mendapatkan akses atau sambungan langsung ke internet bahkan didapat semudah membeli sebungkung kembang gula. Bukan pemandangan yang asing saat ini melihat serombongan siswa berusia dibawah dua belas tahun berkumpul di sebuah warnet. Sebagian besar mereka bermain game on line hingga berjam-jam. Tidak sedikit pula yang mengakses berbagai alamat situs di internet.

Salah satu bukti adanya dampak negatif dari penggunaan internet yaitu terdapat situs berita di internet yang mengabarkan seorang siswa SD ketahuan oleh guru memiliki video porno dalam ponselnya. Dari mana seorang anak kecil mendapat material dewasa itu? Pertanyaan itu mungkin dapat mudah dijawab jika kita melihat bertebarannya warung internet (warnet) di lingkungan kita. Dan mungkin di sekeliling kita pun banyak yang terkena dampak negatif dari internet itu sendiri.

Selain itu,dampak negatip yang ditimbulkan diantaranya perkembangan sosial si anak yang akan terhambat, anak akan menjauh dari kehidupan sosialnya , cenderung introvert, dan akan susah berinteraksi dengan komunitas seusianya. karena si anak cenderung asyik dengan kehidupan nya sendiri, karena internet di anggapnya bisa memberikan segalanya, tidak cuma Informasi yang bervariasi tapi juga pertemanan yang sedemikian mengasyikannya.

Selain perkembangan sosial yang terganggu , ancaman informasi yang belum semestinya mereka dapatkan juga memberikan dampak luar bisa terhadap kejiwaan si anak tersebut. situs-situs porno yang bisa di temukan si anak dengan mudahnya dengan sengaja atau tidak sengaja oleh si anak dan mungkin di antara ketakutan orang ketika anaknya mengenal Internet adalah Situs porno. Maklum orang Indonesia selalu khawatir terhadap sesuatu yang berbau porno karena konsekuensi kepercayaan dan kultur budaya yang membuat mereka preventip luar biasa terhadap sesuatu Pornoiesme.

b. Dampak Positif dari Internet bagi Perkembangan Anak

Dunia internet semakin berarti bagi anak-anak. Internet memungkinkan anak mengambil dan mengolah ilmu pengetahuan ataupun informasi dari situs-situs yang dikunjunginya tanpa adanya batasan jarak dan waktu. Di samping itu masih ada manfaat  positif yang didapat dari internet, diantaranya:

Secara umum dampak positif dari internet bagi anak yaitu:

Dampak positip dari kehadiran Internet terhadap anak adalah mereka lebih mudah mencari informasi untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolahnya. Lebih cepat memperoleh hal-hal yang dapat mendukung perangkat belajar mereka di sekolah secara cepat dan ini di mungkinkan untuk anak menjadi lebih cerdas sebab pada dasarnya pengetahuan bisa diakselerasi dengan informasi yang lebih cepat, bukan dengan pengenalan belajar yang biasa.

Secara khusus dampak positif dari internet bagi anak yaitu:

a.   Surat menyurat (e-mail), fasilitas ini sudah sering kali kita dengar karena dengan fasilitas ini tidak hanya untuk saling mengirim pesan yang pnjang tapi juga dapat digunakan untuk mengirim tugas dalam proses belajar,

b. Berbincang (chatting), fasilitas ini memungkinkan seseorang untuk saling berkomunikasi satu sama lainnya, dan bisa menambah teman dari berbagai belahan dunia,

c.   Mengambil/mengirim informasi (download/upload), berbagai informasi mengenai apapun dapt diperoleh melalui internet, selain itu kita pun dapat turut andil dengan mengirimkan (upload) informasi-informasi penting yang kita ketahui,

d. Menggunakan teknologi “teleconference” (konferensi interaktif secara on line dari jarak jauh), karena dapat menghemat waktu, tenaga pengajar, kapasitas ruang belajar serta tidak mengenal letak geografis,

e.  Mendapatkan hiburan, tidak hanya bagi orang dewasa, namun siswa sekolah dasarpun telah mengenal dan memanfaatkannya meski seringkali hanya untuk mendapatkan kesenangan,

f. Internet juga dapat dimanfaatkan untuk memupuk semangat belajar secara mandiri pada anak, misalnya dengan memanfaatkan software yang menarik untuk menggugah minat anak belajar. Isi atau materi pelajaran yang menarik diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang penuh dengan kegembiraan. Sekaligus menghindarkan anak dari rasa tertekan saat belajar karena menganggap pelajaran sulit dan menakutkan, dan sebagainya.

Sudah saatnya, pemanfaatan internet dalam proses pembelajaran dilaksanakan dan didukung segenap pemangku kepentingan pendidikan. Pemerintah juga harus memberikan perhatian  lebih agar para pengajar sadar betapa banyaknya kemudahan pembelajaran yang bisa diperoleh lewat pemanfaatan internet. Orangtua juga harus paham, internet bukan hanya membawa dampak negatif bagi anak. Di sisi seberang sana, potensi besar internet menunggu untuk dikenalkan dan dimanfaatkan. Agar proses pembelajaran bagi anak dapat lebih kreatif.

2.5 Peran orangtua dalam penggunaan internet bagi anak

Sebagai orangtua hendaknya tidak boleh diam saja dalam mengawasi penggunaan internet oleh anak. Keterlibatan orangtua dalam hal ini merupakan poin penting bagi perkembangan anak. Dengan adanya pengawasan dari orangtua anak dapat lebih terbimbing kearah yang lebih positif. Adapun hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua yaitu sebagai berikut:

a.     Jangan Melarang

Berikan kepercayaan pada anak-anak walau tetap harus mengontrol sesekali. Janganlah hanya melarang anak untuk mengetahui apa yang tidak baik tetapi ajarilah mereka bagaimana cara untuk menang dalam mengatasi hal tersebut.

b.      Memberi Pengertian

Larangan hanya akan membuat anak-anak penasaran, jelaskan dan beri pengertian kepada anak-anak mengapa boleh dan tidak boleh, apa akibatnya. Dan harus sampaikan berulang-ulang, mengimbangi informasi yang masuk kedalam pengertian anak-anak yang didapat dari lingkungan pergaulannya. Beri penjelasan secara riil, jika perlu didampingi di depan layar monitor.

c.     Menjadi Gerbang Teknologi

Sebagai orangtua harus mengimbangi perkembangan teknologi anak-anak, orangtua seharusnya menjadi gerbang teknologi bagi anak-anak.

Orangtua yang mengetahui terlebih dahulu tentang teknologi apa yang bermanfaat dan mana yang tidak berguna, bukan sebaliknya. Jangan jadi orangtua gaptek!

d.    Mengakomodasi kesenangan anak

Bila anak sudah menyenangi dunia maya, libatkan anak dengan aktifitas lainnya yang mendukung; belikan buku pengetahuan terkait, mengikutsertakan dalam mailing list yang disukai anak-anak. Libatkan dalam aktifitas sosial lainnya, sehingga anak-anak juga memiliki aktifitas lain selain berlayar di dunia maya.

e.      Letakkan komputer di ruang umum

Tempatkan komputer di ruang belajar atau ruang keluarga, bukannya di kamar tidur anak. Dengan demikian, orangtua dapat mengawasi saat anaknya asyik berinternet. Setiap kali anak selesai bermain internet, tanpa sepengetahuan mereka cobalah mengecek situs apa yang dikunjungi dan apa saja yang dilihatnya.

f.     Batasi waktu pemakaian komputer untuk anak Anda

Tetapkan berapa lama anak Anda boleh bermain internet. Misalnya maksimal 2 jam per hari dan hanya boleh ngenet setelah mengerjakan pekerjaan rumah.

g.    Orang tua harus terlibat pada saat anak-anak sedang online

Luangkan waktu untuk mengakses internet bersama anak sekaligus ajarkan untuk mencari konten atau meterial positif. Mintalah anak menunjukkan apa yang mereka sukai dari internet atau website yang sering dikunjungi. Ajaklah anak menceritakan pengalaman atau informasi yang didapatnya itu.

h.    Pelajari sebanyak mungkin tentang komunitas online

Mungkin saja anak-anak ini lebih mengetahuinya dibandingkan anda sendiri.

i.     Keterbukaan komunikasi

Selain sebagai oranggtua harusnya menjadi sahabat bagi anak. Jika sewaktu-waktu anak mendapati masalah atau menemukan sesuatu di internet yang membuat tidak nyaman, tanpa segan anak akan bercerita. Sesekali boleh juga mengontak orangtua lainnya, sebab mungkin saja anak berinternetan di rumah temannya itu atau bahkan di warnet.

Internet Dalam Keluarga

Orang tua memegang peranan yang besar dalam mengajarkan perilaku ber-Internet yang sehat kepada anak. Baik kita sebagai orang tua maupun anak kita harus mempelajari dan memahami tentang berbagai resiko yang dihadapi,Ketika berkomunikasi dengan orang yang tak dikenal melalui Internet. Adapun hal yang perlu diperhatikan oleh keluarga yaitu sebagai berikut:

1.  jika di rumah kita ada anak di bawah umur, gunakan Internet bersama dengan anggota keluarga lain yang lebih dewasa. Tempatkan komputer di ruang keluarga atau di tempat yang mudah diawasi oleh kita. Jika diperlukan, berilah penjadwalan / pembatasan waktu untuk anak dalam menggunakan Internet.

2.  pelajarilah sarana komunikasi dan kandungan informasi yang ditawarkan oleh Internet, secara bersama dengan anggota keluarga yang lain. Ajukanlah pertanyaan kepada mereka. Dengan banyak bertanya, kita bisa menggali sejauh mana mereka memahami Internet, juga tentang cara menggali informasi yang bermanfaat, sekaligus menjauhi informasi yang negatif.

3. berikan pengertian kepada seluruh anggota keluarga untuk tidak menanggapi / menjawab setiap e-mail ataupun private chat dari orang yang tak dikenal, termasuk tidak membuka file kiriman (attachment) dari siapapun dan dalam bentuk apapun.

4.  pertegaslah kepada siapapun yang menggunakan Internet di rumah kita untuk tidak memberikan data pribadi / keluarga, alamat rumah / sekolah, nomor telepon, tanggal lahir, password dan data diri lainnya kepada orang yang tak dikenal, ataupun saat.

5.  mintalah kepada anak di bawah umur untuk segera meninggalkan situs yang tidak pantas atau yang membuat mereka tidak nyaman, baik disengaja ataupun tidak sengaja terbuka. Bujuklah agar mereka terbiasa bercerita kepada kita tentang segala sesuatu yang mereka temui di Internet.

6.  tegaskan kepada anak maupun remaja di rumah kita untuk tidak gegabah merencanakan pertemuan langsung (face-to-face) tidak seseorang yang baru mereka kenal di Internet. Jika memang mereka bersikeras untuk tetap bertemu, maka harus dipastikan ada orang dewasa yang menemani dan pertemuannya harus berlangsung di tempat umum/ publik.

Yang saat ini perlu menjadi perhatian bagi orangtua maupun guru adalah bagaimana cara memperkenalkan internet kepada anak. Hal yang perlu dicoba adalah dengan program-program aplikasi (software) yang bersifat “Edutainment” yaitu perpaduan antara education (pendidikan) dan entertainment (hiburan). Selain itu program (software) aplikasi “Edutainment” tersebut mempunyai kemampuan menumbuhkembangkan kreatifitas dan imajinasi anak serta melatih saraf motorik anak. Contohnya program permainan kombinasi benda, menyusun benda atau gambar (Puzzle) serta program berhitung dan software-software lain yang didukung perangkat multimedia.sehingga anak dalam perkembangan usianya tidak terhambat oleh lingkungan sekitarnya.

BAB 111

KESIMPULAN

Dari uraian yang singkat di atas dapat simpulkan bahwa Internet tidak lagi asing bagi kita. Kini internet telah menjadi suatu kebutuhan tersendiri, karena banyaknya manfaat dan fasilitas yang dapat diambil darinya. Salah satunya adalah fasilitas email, yang kini telah menduduki peran yang signifikan dalam komunikasi baik secara personal maupun secara instansi dan lembaga. e-Commerce pun telah menjadi alternatif lain dari dunia bisnis.

Internet merupakan salah satu perkembangan terpenting dalam komputasi sejak penemuan jaringan komputer. Internet menjadi alat yang bernilai untuk pencari dan penyedia informasi.Sejalan dengan perkembangan tersebut, terkadang masih ada beberapa hal yang mungkin lepas dari perhatian kita. Karena begitu mudahnya informasi didapat oleh siapa saja yang dapat mengakses internet. Maka anak-anak pun, tanpa bimbingan dan pengarahan yang tepat, pasti akan terimbas oleh dampak negatifnya

Pemahaman orangtua yang cukup tentang Internet serta didukung kedewasaan kita dalam memilih maupun memilah hal yang baik dan buruk, maka kita akan memaksimalkan dampak positif Internet serta sekaligus meminimalkan dampak negatifnya. Pastinya, semua pihak memiliki andil dalam membantu, menyediakan atau menyelenggarakan Internet yang aman dan nyaman bagi anak yaitu sebagai berikut :

  • Orang tua harus tetap mendampingi anaknya ketika mereka bereksplorasi dengan Internet rumah
  • Guru harus senantiasa membimbing siswa didiknya agar dapat menggunakan Internet dengan baik dan benar saat sekolah
  • Komunitas, termasuk pengelola warung Internet (warnet), pelaksana program ekstra-kurikuler, lembaga pelatihan dan sebagainya harus bahu-membahu dalam mengedukasi masyarakat tentang ber-Internet yang sehat.
  • Anak, remaja maupun siswa didik diharapkan dapat belajar bertanggung-jawab atas perilaku mereka sendiri termasuk ketika menggunakan Internet tentunya dengan bimbingan dan arahan dari orang-tua, guru dan komunitas

Sebagai sebuah teknologi, tentunya akan memberikan manpaat, tapi disamping itu juga tentunya akan membawa dampak lainnya, salah satunya dampak negatip adalah hal yang sebetulnya biasa, karena semua perangkat selain Internet pun pada awalnya di anggap seperti demikian. kontradiktip itu sebuah pemicu untuk perbaikan ketika Internet di takuti oleh para orang tua, maka penyikapan yang lebih arip yang semestinya di lakukan para pemerhati Internet  lebih arip disini tak lain adalah berupa penanaman sikap bahwa internet bukanlah hal yag Monster banget, sebab tergantung bagaimana kita ( sebagai orang tua ) menyikapinya.

DAFTAR PUSTAKA

Setiawan,Denny.dkk.2009.Komputer dan Media Pembelajaran.Jakarta:Universitas Terbuka.

Herwibow, Yudhi dkk.2003. Anak dan Internet, halaman 1 – 5:Yogyakarta.

http://www.indonesiaxpresi-riaupos.blogspot.com/…/pengaruhinternet-terhadap-anakanak.html.

Dianlestiani.blog.upi.edu/…/pengaruh-internetbagi-perkembangan-anak.html

yuyyi.blogdetik.com/category/internet.html

belajarilmukomputerdaninternet.blogspot.com/…/pengertianinternet.html

http://www.sejarah-internet.com/pengertianinternet.html

deddyprihadi.wordpress.com/…/internet-untuk-dunia-pendidikan.html.

Belum Ada Tanggapan to “KUMPULAN TUGAS MAKALAH DASTEKKOM”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: